Bengkel Mobil terdekat

Perawatan Mesin Mobil Injeksi

4 Bentuk Perawatan Mesin Mobil Injeksi

perawatan mesin mobil injeksiMobil masa kini biasanya memakai sistem injeksi untuk proses pembakaran bahan bakar, maka penting untuk mengetahui cara perawatan mesin mobil injeksi tersebut. Jenis mobil di pasaran memang sekarang didominasi oleh mobil injeksi. Namun masih bisa ditemukan mobil dengan sistem karburator. Penggunaan sistem injeksi lebih banyak dipilih karena memberi banyak keuntungan.

Keuntungan Sistem Injeksi

Mesin mobil yang dibekali sistem injeksi pada pengolahan bahan bakar akan melibatkan unsur udara. sehingga komponen pembakaran akan mengambil udara dulu sebagai bahan tambahan membakar bahan bakar. Hasilnya performa mesin menjadi lebih bertegana sekaligus kadar percampuran udara dengan bahan bakar lebih seimbang.

Dalam jangka panjang sistem injeksi ini bisa membantu meningkatkan daya tahan mesin. Sehingga mesin menjadi lebih awet dan juga tidak mudah boros bahan bakar. Meskipun umur mesin mobil tersebut sudah mencapai angka lima tahun atau mungkin lebih. Tentunya dengan catatan juga diimbangi dengan perawatan yang tepat.

Perawatan Sistem Injeksi

Sebagai sistem pembakaran yang banyak dipilih di masa sekarang, rupanya dibutuhkan perawatan mesin mobil injeksi secara tepat. Detailnya sendiri antara lain:

  1. Rutin Membersihkan Bagian Throttle Body

    Bagian trhottle body memiliki peran penting dalam mengatur keluar masuknya udara, sebab menjadi saluran udara itu sendiri. ketika dalam kondisi kotor sudah tentu akan menghambat jumlah udara yang bisa masuk. Kandungan udara menurun yang kemudian berimbas pada penurunan proses pembakaran.

    Efek berikutnya akan menurunkan performa mesin, maka usahakan rajin dibersihkan. Bagi yang paham mesin mobil maka bisa dilakukan sendiri. Namun jika tidak maka bisa dipercayakan pada mekanik profesional.

  2. Memperhatikan Kebersihan Bagian Sensor

    Sensor menjadi bagian penting dalam sistem injeksi sebuah mobil. Biasanya semua bagian sensor ini terhubung oleh sebuah kabel ke bagian ECU. Membuatnya mudah untuk dikenali dan diketahui tanpa punya pengalaman panjang di dunia mekanik. Menjaga kebersihannya sangat penting untuk memastikan sensor tersebut berfungsi normal.

    Dalam mesin mobil injeksi, jumlah sensor yang umum adalah 10 dan konektor perlu dicek rutin. Apabila sudah terlihat kotor maka segera dibersihkan untuk mencegah eror lebih kompleks atau lebih parah.

  3. Memberi Perawatan Pada Nosel

    Pada sistem pembakaran mobil injeksi akan dijumpai bagian nosel yang bentuk fisiknya menyerupai semprotan. Bagian ini memiliki lubang yang sangat kecil sehingga membuatnya mudah tersumbat. Tugas pemilik mobil adalah memastikan lubang tersebut tidak tersumbat sama sekali.

    Yakni dengan cara rajin dibersihkan dan memilih bahan bakar dengan oktan yang tinggi. Pasalnya ketika oktan bahan bakar rendah maka akan mudah membuat saluran pembakaran kotor. Resiko nosel tersumbat pun menjadi lebih tinggi.

  4. Teliti Melakukan Penyetelan Karbon Monoksida

    Langkah berikutnya untuk merawat mobil dengan sistem injeksi adalah menyetel karbon monoksida atau CO dengan tepat. Dibutuhkan alat bernama engine analyzer untuk membantu mengecek CO tersebut. Idealnya angka penyetelan pada CO ini di bawah 1%, jika lebih maka perlu segera diperiksakan ke bengkel terpercaya.

Mobil injeksi memang memerlukan perawatan yang tepat agar kinerja mesin normal dan tenaga yang dihasilkan stabil. Meskipun sistem injeksi dikatakan lebih baik dari sistem karburator bukan berarti minim kendala. Maka lakukan beragam perawatan yang disebutkan di atas, tidak harus dilakukan sendiri. Namun bisa dipercayakan kepada mekanik di bengkel mobil langganan. Asalkan perawatan mesin mobil injeksi tersebut dilakuakn rutin maka mobil cenderung lebih awet.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Open chat
Hello 👋
Can we help you?