servicemobilgue@gmail.com
0823-2926-8125

Rem Mobil Dan Prinsip Kerjanya

Posted by: adm1nistr4tor
Category: Rem Mobil

Mengenal Rem Mobil dan Prinsip Kerjanya

Rem Mobil Dan Prinsip KerjanyaMengemudikan mobil tidak bisa dilepaskan dari faktor rem mobil dan prinsip kerjanya yang memang khas. Rem pada mobil menjadi salah satu jenis komponen dengan peran sangat vital sebab menentukan keselamatan saat berkendara. Perawatan ekstra pada komponen satu ini sangat tepat untuk dilakukan. Sehingga keamanan selama berkendara lebih terjamin, dan perawatannya sendiri tidak ribet.

Mengenal Karakter Rem Mobil dan Sistem Kerjanya

Rem pada kendaraan roda empat maupun jenis kendaraan lainnya memiliki peran krusial dalam menentukan kecepatan laju mobil. Rem ini berfungsi menurunkan kecepatan mobil supaya bisa berhenti dengan baik. Sekaligus tetap aman dan nyaman sekalipun melintasi jalanan yang menurun maupun menanjak, sebab kecepatan mobil bisa diatur sesuai kebutuhan.

Komponen rem mobil dan prinsip kerjanya yang memang efektif menurunkan kecepatan mobil. Ketika berfungsi dengan semestinya akan memfasilitasi pemilik mobil supaya bisa berhenti dimana saja dan kapan saja. Umumnya rem yang ditanamkan pada mesin mobil memakai sistem hidrolik, yang membuat pengereman lebih paket.

Sistem hidrolik pada rem mobil melibatkan gerakan piston yang menekan piringan rem dengan tekanan dari minyak rem yang dioleskan di komponen ini. Gerakan piston akan menekan piringan dan tekanan ini berasal dari pedal rem yang diinjak oleh pengemudi. Semakin kencang pedal diinjak maka semakin keras mobil berhenti, dan sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering sebab bisa membuat penumpang kaget.

Ataupun menabrak kendaraan di depan mobil yang dikemudikan karena mobil berhenti mendadak tidak ditunjang oleh jarak aman yang layak. Agar tekanan piston ke piringan rem maksimal penting untuk melumasi rem dengan cairan pelumas, yakni oli rem. Saat melakukan service rutin usahakan mengecek komponen rem sebab bisa jadi sudah waktunya ganti oli rem.

Penghubung antara pedal rem dengan piston adalah master cylinder, yang bertugas mengubah tekanan pada pedal menjadi tekanan hidrolik. Dewasa ini sistem hidrolik pada sistem pengereman sudah ganda atau dua buah. Sehingga menghasilkan tekanan rem yang lebih pakem, tak perlu menginjak terlalu kuat untuk mengerem kendaraan secara pakem.

Tekanan hidrolik pada rem mobil dan prinsip kerjanya akan disalurkan ke komponen disc brake caliper. Komponen disc brake ini terdapat pada area rem tromol untuk menghentikan laju ban mobil supaya melambat dan pada akhirnya berhenti sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk oli rem nantinya akan terhubung dengan komponen bernama reservoir.

Reservoir bertugas atau berfungsi untuk menyerap cairam oli rem ketika temperatur oli ini mengalami perubahan. Supaya fungsi dari oli rem tetap berjalan dengan baik dan tekanan pada hidrolik tetap terjaga. Reservoir juga memiliki fungsi mencegah kebocoran minyak rem sehingga proses pengereman tidak menemukan hambatan.

Menariknya reservoir juga memiliki fungsi tambahan sebagai pembatas antara tabung depan dan belakang. Fungsinya selain memastikan tidak ada kebocoran oli rem juga menjadi cadangan ketika salah satu tekanan piston gagal menekan hidrolik untuk mengerem ban mobil. Adanya reservoir bisa mencegah atau mengurangi resiko terjadinya rem blong, sehingga perlu diperhatikan dengan maksimal.

Rem menjadi salah satu kunci keselamatan dalam berkendara, tak hanya pada mobil namun juga kendaraan jenis lainnya. Rem ini terdiri atas beberapa komponen yang saling bekerjasama untuk memastikan roda mobil berhenti tepat waktu.

Penggunaan oli rem juga menjadi kewajiban untuk memastikan gesekan pada komponen sistem pengereman tidak menyebabkan komponen tersebut aus dengan mudah. Memahami rem mobil dan prinsip kerjanya sesuai penjelasan di atas tentu sangat penting.

Author: adm1nistr4tor

Leave a Reply